Sabtu, 16 Februari 2013

LAUNDRY AND DRY CLEANING SECTION




Laundry and Dry Cleaning Section adalah salah satu bagian di dalam House Keeping Departement pada satu atap hotel management yang bertanggung jawab atas semua cucian yang dikirimkan kepadanya.
Cucian – cucian yang dikirim ke Laundry and Dry Cleaning Section dapat dibedakan menjadi dua bagian besar, yaitu House Laundry dan Guest Laundry.
House Laundry
House Laundry adalah segala macam cucian milik hotel yang terdiri dari :
  1. Linnen supplies yang digunakan oleh House Keeping Departement (Floor Section), antara lain sheets, pillow case, blanket, bed skirt, bed pad, bed cover, curtain, dan towel.
  2. Linnen supplies yang digunakan Food and Beverage Departement, seperti table cloth, multon, napkin, place mat/tray mat, apron, table skirting, green velvet, glass towel, dan kitchen towel.
  3. Uniform milik seluruh karyawan hotel.
Cucian ini sering disebut non revenue producting works karena tidak menghasilkan uang secara langsung, tetapi merupakan sarana pendukung pelayanan terhadap tamu (guest hotel service).
Guest Laundry
Guest Laundry adalah cucian yang berasal dari para tamu, seperti :
  • Tamu yang menginap di hotel tersebut (in side guest)
  • Tamu yang menginap di hotel lain (out side guest)
  • Para pelanggan, seperti para pengusaha, para pejabat instansi swasta atau instansi pemerintah dan lain – lain yang sering mencucikan pakaiannya, bed cover, karpet, blanket mampu curtain ke hotel karena mereka tidak memiliki mesin cuci yang memadai.
Guest Laundry disebut sebagai revenue producting works karena dapat menghasilkan uang secara langsung.
Tamu yang menginap di hotel akan dikenai biaya bila meminta layanan pencucian pakaian. Besarnya biaya pencucian didasarkan atas service laundry yang diberikan, yaitu atas :
Jenis cucian, dimana setiap jenis mempunyai tariff biaya service laundry tersendiri.
Macam service yang dikehendaki oleh tamu:
Urgent/special service (selesai dalam waktu dua jam), dengan tarif dua kali lipat dari tarif biasa.
Special service (dapat diproses selama empat jam), tambahan tarif 50% dari tarif biasa.
One day service, cucian dikirim pagi hari maka akan diantar ke kanmar pada sore hari setelah dicuci dan diseterika.
Proses / cara penangannya dapat :
Washing (laundry) berarti dicuci, diseterika.
Press Only (PO), cukup diseterika saja, tidak perlu dicuci terlebih dulu.
Dry Cleaning (DC): proses pencucian dengn sistem dry cleaning, tidak dicuci memakai washing machine tetapi dengan pengasapan, bagi cucian yang bahannya terbuat dari wool, sutera, nylon, saten, tissue.
Cucian dari luar dikenai biaya berdasar:
Proses penanganan: washing, press only, atau dry cleaning service.
Beratnya / banyaknya cucian, seperti sheet, towel dan cucian yang lain dari hotel - hotel lain akan ditimbang terlebih dulu untuk menentukan besarnya biaya yang harus ditanggung oleh pemilik cucian.
Untuk menjangkau tugas – tugas itu di dalam Laundry & Dry Cleaning Section terdapat beberapa petugas (Staff) yang mempunyai tugas dan tanggung jawab sendiri – sendiri, yaitu : Petugas Valet, Checker, Marker, Washer, Presser, Mangler, Dry Cleaning Operator, dan Order Taker.
Valet
Valet adalah petugas yang mengambil cucian dan mengantarkannya kembali kepada customer laundry setelah diproses sehingga bersih dan rapi kembali.
Checker
Petugas checker adalah mempunyai tugas dan tanggung jawab sebagai berikut :
  1. Mengecek setiap laundry bag apakah cuciannya sudah sesuai dan cocok dengan laundry list yang menyertainya.
  2. Memeriksa setiap cucian, mengenai jenisnya, jumlah tiap jenis cucian, service yang diminta. Bila ada perbedaan jumlah tiap jenis cucian dengan yang tertulis dalam Laundry List maka ia harus segera memberitahukannya kepada Valet atau Supervisor.
  3. Memeriksa cucian, barangkali ada barang yang tertinggal di dalam saku pakaian. Kemudian segera memberitahukan kepada Supervisor apabila menemukannya.
  4. Memisahkan pakaian – pakaian yang menghendaki order laundry special service, express service/urgent, untuk didahulukan penanganannya.
  5. Mengecek setiap cucian barangkali apabila ada yang terkena noda-noda tertentu. Checker harus memberitahukan kepada washer agar diproses secara khusus.
  6. Mengecek cucian mungkin ada kancing baju yang lepas, jahitan sobek dan lain-lainnya. Bila menemukannya, maka harus diberikan kepada seamstress agar diperbaiki.
  7. Memeriksa cucian – cucian yang telah selesai dicuci barangkali masih ada yang belum bersih. Bila menemukannya, kembalikan lagi ke washer agar dicuci ulang.
  8. Memperhatikan order, misalnya ada cucian – cucian yang minta dikanji dan lain – lain.
  9. Melipat dan membungkus dengan plastic bag cucian – cucian kecil yang telah selesai dicuci, diseterika (seperti: kaos kaki, singlet, sapu tangan dan sebagainya).
  10. Pakaian – pakaian yang besar dihanger, ditata di dalam trolley beserta laundry list sesuai nomor agar tidak kusut; misalnya jas, hem lengan panjang, long dress dan lain – lain. Cucian – cucian tadi disiapkan di linnen trolley lengkap dengan laundry list untuk dikirim ke setiap kamar oleh Valet.
Marker
Marker bertugas sebagai berikut:
  1. Memberi tanda / kode pada setiap cucian berdasarkan nomor agar:
Tidak terjadi kekeliruan ketika mengantarkanya.
Memudahkan valet saat mengantar dan memasukkan cucian.
Tidak hilang dan tidak tertukar dengan yang lain.
  1. Memisah-misah cucian berdasarkan:
Proses penangannya (washing/laundry, press only, dry cleaning).
Jenis bahan (jean, katun, dan lain – lain).
Warna cucian (warna putih tidak dicampur dengan warna, kuning, merah, hijau dan sebagainya, agar tidak kelunturan).
Tingkat kekotorannya, (misalnya yang terkena lumpur, tanah dan lainnya agar tidak mengotori yang lain).
  1. Setelah cucian dipisah-pisahkan, Marker kemudian menyerahkannya ke Washer untuk diproses sedangkan laundry list diberikan kepada Office Clerk/Order Taker agar dibuatkan bill.
Washer
Tugas Washer adalah sebagai berikut :
  1. Menerima dan mengecek semua cucian dari sorter maupun marker, yang berupa house laundry, guest laundry, out side laundry.
  2. Memeriksa noda dan kotoran yang melekat pada cucian dan menyikatnya.
  3. Memisah-misahkan cucian menurut jenis, warna dan tingkan kekotorannya.
  4. Memasukkan cucian – cucian kecil dan halus ke dalam net agar tidak hilang atau rusak, lalu memasukkannya ke dalam washing machine untuk dicuci bersama – sama dengan cucian yang lain.
  5. Mencuci dengan tangan cucian – cucian yang halus (kecil) yang tidak dapat dicuci dengan washing machine.
  6. Memindahkan cucian – cucian yang sudah dicuci dengan washing machine ke mesin extractor.
  7. Memindahkan semua cucian yang sudah diperas ke dalam drying tumbler untuk dikeringkan.
  8. Mengeringkan cucian – cucian yang tebal seperti kaos dan handunk dengan drying tumbler (mesin pengering auto).
  9. Mengeluarkan pakaian – pakaian dan linnen yang sudah kering dari drying tumbler untuk diserahkan kepada presser supaya diseterika.
  10. Menyerahkan cucian tipis dan halus, setelah dicuci kemudian digantung / dihanger, bila sudah kering, kepada Presser agar segera diseterika.
  11. Menjaga kebersihan area tugas.
Presser
Tugas Presser adalah sebagai berikut :
  1. Pertama – tama membersihkan area tugas.
  2. Membuka kran steam dan membersihkan flat (alat pengepres).
  3. Menyetrika semua cucian mulai dari leher baju sampai ujung lengan baju.
  4. Menghaluskan bagian bahu dan punggung.
  5. mengepres bagian lengan.
  6. Menyeterika body belakang (kiri-kanan).
  7. Menggantung semua cucian yang sudah selesai dipress dengan hanger
  8. melakukan proses sprayer (penyemprotan) pengharum dan parfum laundry.
  9. Menyerahkan cucian – cucian tadi kepada checker untuk diproses selanjutnya.
Mungler
Mungler mempunyai tugas seperti Presser, hanya saja yang diseterika ialah cucian – cucian besar yang berupa linnen supplies, seperti bed cover sheet, pillow case, table cloth, napkin, karpet dll. Tugas Mungler yang lain adalah melipat semua linnen supplies yang telah diseterika, memisah-misahkannya menurut jenis dan ukurannya.
Dry Cleaning Operator
Dry Cleaning Operator adalah petugas yang melakukan proses pencucian secara dry cleaning (dengan chemical solvent) menggunakan dry cleaning machine. Adapun mekanisme prosedur dry cleaning adalah sebagai berikut:
  1. Pilah – pilahlan cucian yang akan dicuci menurut warna, jenis serta tingkat kekotorannya.
  2. Lakukan spoting (menggunakan chemical stain remover) terhadap pakaian yang kena noda.
  3. Masukkan cucian – cucian kecil yang tidak tahan bantingan ke dalam net.
  4. Bersihkan dahulu filter mesin dari kotoran cucian.
  5. Buka kran mesin steamer boiler, mesin air panas dan angin, lalu hidupkan power.
Order Teker
Order Taker juga sering disebut sebagai Office Clerk. Tugasnya adalah sebagai berikut:
  1. Menerima laundry order telepon (office operator).
  2. Mengerjakan administrasi laundry, antara lain:
  • Membuat laundry voucher/bill cucian segera mengirimkannya ke Front Officer Cashier untuk ditagihkan.
  • Membuat laporan harian, mingguan maupun bulanan atas penggunaan obat – obat pencuci (chemical).
  • Membuat laporan untuk atasanya menganai obat – obat pencuci yang hampir habis, agar dibelikan.
  • Membuat laporan harian dan mingguan mengenai penghasilan dari laundry.
  • Membuat Purchase Requestition dengan persetujuan atasan atas obat – obat pencuci yang hampir habis. Purchase Requestition adalah permintaan pembelian barang yang ditujukan kepada bagian pembelian.
  • Membuat SR (Store Requestition) atas persetujuan atasan untuk meminta atau mengambil barang.
  • Membuat Work Order kepada Engineering (teknisi mesin-mesin laundry) (Repair and Maintenance) bila ada kerusakan alat – alat/mesin – mesin Laundry, supaya segera diperbaiki, dengan persetujuan atasan.
  • Mengarsip surat – surat yang masuk ke laundry dan laporan – laporan yang telah dibuat
(sumber : http://www.laundrychemical.com/freshlaundry-drycleaning  Other.htm)

2 komentar: